Rabu, 29 Juli 2015

Di Balik Kenikmatan Selalu ada Pengorbanan Orang Lain (Re-posting)

Hari ini saya mendapatkan kata-kata bijak dari boss saya di ruang meeting, luar biasa, yang membuat kita dan mungkin seluruh rekan saya di ruang meeting ini juga ..... bahwa :
Di balik kenikmatan yang kita dapat saat ini, pasti ada pengorbanan besar dari orang lain sehingga kenikmatan itu bisa sampai ke tangan kita.....
Di balik ikan segar yang kita nikmati sebagai lauk makan siang kita hari ini, ada nelayan yang bertaruh nyawa di tengah lautan, mengorbankan waktu kebersamaan dengan keluarga, mempertaruhkan nyawa, banting tulang didalam dinginnya angin malam, atau teriknya matahari di siang hari di tengah laut... itulah pengorbanan atas dedikasi mereka sehingga kenikmatan ikan segar menjadi lauk kita makan hari ini ....
Bayangkan kalau tidak ada orang yang mau berkorban menjadi tukang tambal ban????

Banyangkan kalau tidak ada orang yang mendedikasikan hidupnya sebagai tukang sapu di jalanan????

Bayangkan kalu tidak ada orang yang mau menjadi buruh garment???? 
Yaaahhh selama ini sering kita tidak sadar atas pengorbanan mereka..... seolah-olah kenikmatan tersebut memang atas kerja keras kita, hasil keringat kita...

Sekali lagi..... saat makan siang hari ini... butiran nasi yang anda nikmati... memerlukan pengorbanan seorang petani. Bayangkan seandainya tidak ada petani yang mau berpanas-panasan sepanjang musim, bergemul dengan lumpur, berjuang melawan hama, ditipu tengkulan, harga pupuk dimainkan oleh para juragan... dan kita siang hari ini menikmati hasil jerih payah mereka. 
Dengan memahami kalimat bijak di atas.... (Di balik kenikmatan yang kita dapat saat ini, pasti ada pengorbanan besar dari orang lain sehingga kenikmatan itu bisa sampai ke tangan kita.....) kita menjadi orang yang Bijak, tidak sombong dan pandai bersyukur.... jadi mari kita senantiasa menyadari bahwa bahwa kenikmatan yang kita terima pasti ada pengorbanan orang lain .... 


Salam Smart Life
Joko Ristono