Rabu, 24 Agustus 2016

HIDUP ITU HARUS 100%

Saya pernah baca tulisan segedhe gambreng berupa baliho di komplek tentara di daerah magetan “JANGAN BERANGKAT KALAU RAGU-RAGU”.  Mungkin saja maksudnya adalah jangan berangkat berperang kalau takut, jangan berangkat berperang kalau ragu-ragu,  jangan berangkat berperang kalau gak yakin… Mungkin mengnadung makna ‘untuk melakukan sesuatu harus yakin dan totalitas’. Maaf ya pak tentara kalau saya salah menafsirkan. Begitu juga dengan slogan Pemandam Kebakaran “pantang pulang sebelum api padam”.
Pasti Anda sering mendengar istilah-istilah yang sering digunakan sebagai nasehat atau petuah : “kamu harus totaliltas” atau “jangan setengah-setengah” atau “kamu harus focus” atau “kamu harus harus yakin” atau “lakukan sepenuh hati” dan lain sebagainya. Ya, nasehat tersebut benar adanya, saya setuju bahwa, hanya dengan totalitas suatu pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan hasil seperti yang diharapkan.
Bagi Anda yang moslem, melakukan wudhu sebelum sholat, ada rukunnya, ada urutan dan tata caranya, apakah melakukannya harus 100% atau boleh setengah-setengah atau 90%? Misalnya semua dibasuh kecuali basuh rambut, nggak dilakukan, tidak 100% mungkin 99%... trus hasilnya boleh ditawar nggak? Ya Allah kan Cuma kurang rambut saja, yang lainnya saya basuh kok, malah airnya saya lebihin tadi pas cuci kaki… mengerjakan wudhu 99%, hasilnya adalah NOL.
Atau Anda mengikuti lomba lari “Jakarta 10K”. Anda selalu memimpin di depan, dan lawan2 anda jauh tertinggal. Setelah Anda menempuh 9,999 meter (1 meter sebelum finis), anda tidak menyelesaikannya… (dengan alasan yang masuk akal sekalipun, misalnya kaki Anda tiba2 patah. Artinya anda hanya melakukan 99.99%, hanya tinggal 0.01%... apakah hasilnya juga 99.99% … TIDAK.. hasilnya adalah NOL.
Banyak hal di dalam hidup dan pekerjaan harus dilakukan dengan 100%, dengan semangat 100%, dengan energy 100%, dengan tekat 100%!
Jadi mari tanyakan pada diri sendiri… apakah saya selalu 100% dalam segala hal?

Salam Smart Life
Joko Ristono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 24 Agustus 2016

HIDUP ITU HARUS 100%

Saya pernah baca tulisan segedhe gambreng berupa baliho di komplek tentara di daerah magetan “JANGAN BERANGKAT KALAU RAGU-RAGU”.  Mungkin saja maksudnya adalah jangan berangkat berperang kalau takut, jangan berangkat berperang kalau ragu-ragu,  jangan berangkat berperang kalau gak yakin… Mungkin mengnadung makna ‘untuk melakukan sesuatu harus yakin dan totalitas’. Maaf ya pak tentara kalau saya salah menafsirkan. Begitu juga dengan slogan Pemandam Kebakaran “pantang pulang sebelum api padam”.
Pasti Anda sering mendengar istilah-istilah yang sering digunakan sebagai nasehat atau petuah : “kamu harus totaliltas” atau “jangan setengah-setengah” atau “kamu harus focus” atau “kamu harus harus yakin” atau “lakukan sepenuh hati” dan lain sebagainya. Ya, nasehat tersebut benar adanya, saya setuju bahwa, hanya dengan totalitas suatu pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan hasil seperti yang diharapkan.
Bagi Anda yang moslem, melakukan wudhu sebelum sholat, ada rukunnya, ada urutan dan tata caranya, apakah melakukannya harus 100% atau boleh setengah-setengah atau 90%? Misalnya semua dibasuh kecuali basuh rambut, nggak dilakukan, tidak 100% mungkin 99%... trus hasilnya boleh ditawar nggak? Ya Allah kan Cuma kurang rambut saja, yang lainnya saya basuh kok, malah airnya saya lebihin tadi pas cuci kaki… mengerjakan wudhu 99%, hasilnya adalah NOL.
Atau Anda mengikuti lomba lari “Jakarta 10K”. Anda selalu memimpin di depan, dan lawan2 anda jauh tertinggal. Setelah Anda menempuh 9,999 meter (1 meter sebelum finis), anda tidak menyelesaikannya… (dengan alasan yang masuk akal sekalipun, misalnya kaki Anda tiba2 patah. Artinya anda hanya melakukan 99.99%, hanya tinggal 0.01%... apakah hasilnya juga 99.99% … TIDAK.. hasilnya adalah NOL.
Banyak hal di dalam hidup dan pekerjaan harus dilakukan dengan 100%, dengan semangat 100%, dengan energy 100%, dengan tekat 100%!
Jadi mari tanyakan pada diri sendiri… apakah saya selalu 100% dalam segala hal?

Salam Smart Life
Joko Ristono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar