Jumat, 27 Maret 2015

Tulisan Terakhir Yanny Libels, sebelum menghadap-Nya



Tulisan Terakhir Yanny Libels, sebelum menghadap-Nya

Mungkin beberapa menit sebelum menghembuskan napas terakhir, Yani sempat menulis status di akun Facebook pribadinya.

"On Board With Sriwijaya Air...Bismillah - berkunjung ke kota Tangerang dari Bandar Udara Depati Amir (Kota Pangkal Pinang, Bangka)," tulisnya.

Namun, lelaki yang dikabarkan meninggal karena serangan jantung ini pada satu hari sebelumnya juga sempat menulis ungkapan bijak yang menjelaskan jati diri manusia sesungguhnya

INI BUKAN NASEHAT

SAYA PIKIR......SAYA PIKIR.
Saya pikir, hidup itu harus banyak meminta - ternyata harus banyak memberi.
Saya pikir, sayalah orang yang paling hebat - ternyata ada langit di atas langit.
Saya pikir, kegagalan itu final - ternyata hanya sukses yang tertunda.
Saya pikir, sukses itu harus kerja keras - ternyata kerja cerdas
Saya pikir, kunci surga ada di langit - ternyata ada di hatiku.
Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan - ternyata Tuhan hanya memberikan yang kita perlukan.
Saya pikir, makhluk yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar, atau yang paling kuat - ternyata yang paling cepat merespon perubahan.
Saya pikir, keberhasilan itu karena turunan - ternyata karena ketekunan.
Saya pikir, kecantikan luar yang paling menarik - ternyata inner beauty yang lebih menawan.
Saya pikir, kebahagian itu ketika menengok ke atas - ternyata ketika melihat ke bawah.
Saya pikir, usia manusia itu di ukur dari bulan & tahun - ternyata di hitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain.
Saya pikir, yang paling berharga itu uang & Kekuasaan -emas- permata - Ternyata bukan juga ......yang paling Penting dan Paling mahal itu "Kesehatan dan nama baik"."



Salam Smart Life
Joko Ristono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jumat, 27 Maret 2015

Tulisan Terakhir Yanny Libels, sebelum menghadap-Nya



Tulisan Terakhir Yanny Libels, sebelum menghadap-Nya

Mungkin beberapa menit sebelum menghembuskan napas terakhir, Yani sempat menulis status di akun Facebook pribadinya.

"On Board With Sriwijaya Air...Bismillah - berkunjung ke kota Tangerang dari Bandar Udara Depati Amir (Kota Pangkal Pinang, Bangka)," tulisnya.

Namun, lelaki yang dikabarkan meninggal karena serangan jantung ini pada satu hari sebelumnya juga sempat menulis ungkapan bijak yang menjelaskan jati diri manusia sesungguhnya

INI BUKAN NASEHAT

SAYA PIKIR......SAYA PIKIR.
Saya pikir, hidup itu harus banyak meminta - ternyata harus banyak memberi.
Saya pikir, sayalah orang yang paling hebat - ternyata ada langit di atas langit.
Saya pikir, kegagalan itu final - ternyata hanya sukses yang tertunda.
Saya pikir, sukses itu harus kerja keras - ternyata kerja cerdas
Saya pikir, kunci surga ada di langit - ternyata ada di hatiku.
Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan - ternyata Tuhan hanya memberikan yang kita perlukan.
Saya pikir, makhluk yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar, atau yang paling kuat - ternyata yang paling cepat merespon perubahan.
Saya pikir, keberhasilan itu karena turunan - ternyata karena ketekunan.
Saya pikir, kecantikan luar yang paling menarik - ternyata inner beauty yang lebih menawan.
Saya pikir, kebahagian itu ketika menengok ke atas - ternyata ketika melihat ke bawah.
Saya pikir, usia manusia itu di ukur dari bulan & tahun - ternyata di hitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain.
Saya pikir, yang paling berharga itu uang & Kekuasaan -emas- permata - Ternyata bukan juga ......yang paling Penting dan Paling mahal itu "Kesehatan dan nama baik"."



Salam Smart Life
Joko Ristono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar