Rabu, 13 Agustus 2014

Jangan sia-siakan Anugerah


Rasanya kita semua paham akan kenyataan bahwa “Tuhan menciptakan segala sesuatunya dengan hikmah”. Artinya tidak ada satu hal pun di dunia ini yang sia-sia, segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini ada manfaatnya. Baik benda mati, benda hidup, kejadian, musibah, kekayaan,kemiskinan dan semuanya.

Apabila kita belum terasa manfaatnya suatu benda atau hikmah dari suatu kejadian, bukan berarti tidak bermanfaat, bukan berarti tidak ada hikmahnya, lebih karena kitanya saja yang belum bisa menemukan manfaatnya. Itu berlaku untuk segala hal.

Mari kita coba lihat beberapa hal sebagai contoh:

Kebodohan:
Kebodohan diri kita? Iya, kebodohan bukanlah semata-mata musibah bagi kita. Justru dengan kebodohan yang kita miliki misalnya, artinya kita harus sadar diri bahwa tidak pada tempatnya berbangga diri dan sok pinter apalagi sombong. Dengan kebodohan pulalah kita akan termotivasi untuk belajar.

Kelamahan:
Kelemahan kita juga ada manfaatnya. Mari kita lihat, begitu banyak orang sukses dan terkenal dan kaya raya, misalnya cukup banyak artis yang dikenal unik melalui 'kelemahan' yang dimilikinya. Lihat para komedian dari srimulat, apakah mereka secara fisik ganteng dan cantik? Tidak, bagaimana Tukul menjadi host acara tivi yang bisa bertahan lebih dari 8 tahun, apakah karena tukul ganteng? Apakah karena tukul pintar? Yaa… bisa jadi Tukul pintar, dia pintar karena bisa mentransformasikan kekurangan dirinya menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Masih banyak lagi, elly Gigi, daus Mini, Ucok Baba, Nick Vujicic, dan lainnya

Kelebihan:
Apa lagi bila Anda yang sudah dari sononya dianugerahi dengan berbagai kelebihan. Jika kelebihan itu belum menjadi aset penting, mungkin Anda belum memanfaatkannya dengan baik kan? Tidak semata-mata orang pandai sukses, tidak juga orang ganteng jadi artis…!

Anugerah berupa kelebihan!
Buat apa sebenarnya anugerah itu - berupa kelebihan dan kekurangan - diberikan kepada kita? Anugerah diberikan sebagai bekal untuk hidup kita. Sesuai dengan janji Tuhan untuk mencukupi hidup hambanya yang berusaha.

Nyatanya, orang-orang yang mau berusaha memanfaatkan daya diri atau sumber daya disekitarnya; selalu mendapatkan hasil yang sepadan. Minimal cukup untuk menghidupi dirinya sendiri.

Tapi orang yang diam aja, pemalas, tidak mau berusahan, pengeluh atau atau tidur melulu: biasanya dia akan melewatkan begitu banyak kesempatan hingga tersia-siakan. Pada dasarnya kesempatan hanya datang pada mereka yang siap, siap membuka pintu kesempatan dengan kunci yang dimillikinya. Begitu banyak kan orang yang punya bakat atau keahlian yang mengagumkan, tapi tidak menjadi manfaat apa-apa!

Sebagai seorang pemenang, yang ingin memberikan kebahagiaan kepada orang2 yang kita cintai, yang ingin bermanfaat kepada banyak orang, Kita tidak boleh menyia-nyiakan anugeran seperti itu. Bayangkan bila kita didunia kita tidak dapat manfaat apa-apa dan pada akhirnya di akhirat, kita nggak bisa menjawab kalau Tuhan tanya; 'kamu gunakan untuk apa tuh anugerah yang Aku berikan kepadamu? Glek….

Mari belajar memanfaatkan daya diri yang kita miliki. Pernah dengar tentang faktak bahwa manusia rata-rata hanya memanfaatkan tidak lebih dari 10% kemampuan otaknya? Dengan segitu saja sudah begitu suksesnya manusia, apalagi bila mau mengoptimalkan otaknya sedikit saja lebih…
Tingkatkan dan optimalkan kemampuan yang kita miliki, Supaya jadi produktif dan menambah nilai hidup kita, supaya Tuhan semakin senang pada kita. Karena sudah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan kita.

Beberapa hal yang bisa Anda coba untuk mengoptimalkan kemapuan diri:
  1. Membaca, orang yang punya knowledge dan wawasan adalah syarat untuk bisa berkembang
  2. Goals Setting, buatlah target harian, mingguan, bulanan, tahunan.
  3. Bangun lebih pagi
  4. Berpikir positif
  5. Berhenti mengeluh
  6. Berkawan dengan orang sukses (lebih sukses banding Anda)
  7. Beribadah
  8. Tidak berhitung (itungan)
  9. Mengerjakan pekerjaan lain, meskipun bukan job desk
  10. Bersyukur
  11. Memanfaatkan weekend sebagai re-charge


Selamat Mencoba. Sukses untuk kita semua.

Rasanya hidup terlalu singkat untuk tidak berbuat kebaikan dan membuat manfaat untuk orang lain.

Salam SmartLife
Joko Ristono

Sumber dan ide tulisan: BBM Bondan Seno Prasetyadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 13 Agustus 2014

Jangan sia-siakan Anugerah


Rasanya kita semua paham akan kenyataan bahwa “Tuhan menciptakan segala sesuatunya dengan hikmah”. Artinya tidak ada satu hal pun di dunia ini yang sia-sia, segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini ada manfaatnya. Baik benda mati, benda hidup, kejadian, musibah, kekayaan,kemiskinan dan semuanya.

Apabila kita belum terasa manfaatnya suatu benda atau hikmah dari suatu kejadian, bukan berarti tidak bermanfaat, bukan berarti tidak ada hikmahnya, lebih karena kitanya saja yang belum bisa menemukan manfaatnya. Itu berlaku untuk segala hal.

Mari kita coba lihat beberapa hal sebagai contoh:

Kebodohan:
Kebodohan diri kita? Iya, kebodohan bukanlah semata-mata musibah bagi kita. Justru dengan kebodohan yang kita miliki misalnya, artinya kita harus sadar diri bahwa tidak pada tempatnya berbangga diri dan sok pinter apalagi sombong. Dengan kebodohan pulalah kita akan termotivasi untuk belajar.

Kelamahan:
Kelemahan kita juga ada manfaatnya. Mari kita lihat, begitu banyak orang sukses dan terkenal dan kaya raya, misalnya cukup banyak artis yang dikenal unik melalui 'kelemahan' yang dimilikinya. Lihat para komedian dari srimulat, apakah mereka secara fisik ganteng dan cantik? Tidak, bagaimana Tukul menjadi host acara tivi yang bisa bertahan lebih dari 8 tahun, apakah karena tukul ganteng? Apakah karena tukul pintar? Yaa… bisa jadi Tukul pintar, dia pintar karena bisa mentransformasikan kekurangan dirinya menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Masih banyak lagi, elly Gigi, daus Mini, Ucok Baba, Nick Vujicic, dan lainnya

Kelebihan:
Apa lagi bila Anda yang sudah dari sononya dianugerahi dengan berbagai kelebihan. Jika kelebihan itu belum menjadi aset penting, mungkin Anda belum memanfaatkannya dengan baik kan? Tidak semata-mata orang pandai sukses, tidak juga orang ganteng jadi artis…!

Anugerah berupa kelebihan!
Buat apa sebenarnya anugerah itu - berupa kelebihan dan kekurangan - diberikan kepada kita? Anugerah diberikan sebagai bekal untuk hidup kita. Sesuai dengan janji Tuhan untuk mencukupi hidup hambanya yang berusaha.

Nyatanya, orang-orang yang mau berusaha memanfaatkan daya diri atau sumber daya disekitarnya; selalu mendapatkan hasil yang sepadan. Minimal cukup untuk menghidupi dirinya sendiri.

Tapi orang yang diam aja, pemalas, tidak mau berusahan, pengeluh atau atau tidur melulu: biasanya dia akan melewatkan begitu banyak kesempatan hingga tersia-siakan. Pada dasarnya kesempatan hanya datang pada mereka yang siap, siap membuka pintu kesempatan dengan kunci yang dimillikinya. Begitu banyak kan orang yang punya bakat atau keahlian yang mengagumkan, tapi tidak menjadi manfaat apa-apa!

Sebagai seorang pemenang, yang ingin memberikan kebahagiaan kepada orang2 yang kita cintai, yang ingin bermanfaat kepada banyak orang, Kita tidak boleh menyia-nyiakan anugeran seperti itu. Bayangkan bila kita didunia kita tidak dapat manfaat apa-apa dan pada akhirnya di akhirat, kita nggak bisa menjawab kalau Tuhan tanya; 'kamu gunakan untuk apa tuh anugerah yang Aku berikan kepadamu? Glek….

Mari belajar memanfaatkan daya diri yang kita miliki. Pernah dengar tentang faktak bahwa manusia rata-rata hanya memanfaatkan tidak lebih dari 10% kemampuan otaknya? Dengan segitu saja sudah begitu suksesnya manusia, apalagi bila mau mengoptimalkan otaknya sedikit saja lebih…
Tingkatkan dan optimalkan kemampuan yang kita miliki, Supaya jadi produktif dan menambah nilai hidup kita, supaya Tuhan semakin senang pada kita. Karena sudah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan kita.

Beberapa hal yang bisa Anda coba untuk mengoptimalkan kemapuan diri:
  1. Membaca, orang yang punya knowledge dan wawasan adalah syarat untuk bisa berkembang
  2. Goals Setting, buatlah target harian, mingguan, bulanan, tahunan.
  3. Bangun lebih pagi
  4. Berpikir positif
  5. Berhenti mengeluh
  6. Berkawan dengan orang sukses (lebih sukses banding Anda)
  7. Beribadah
  8. Tidak berhitung (itungan)
  9. Mengerjakan pekerjaan lain, meskipun bukan job desk
  10. Bersyukur
  11. Memanfaatkan weekend sebagai re-charge


Selamat Mencoba. Sukses untuk kita semua.

Rasanya hidup terlalu singkat untuk tidak berbuat kebaikan dan membuat manfaat untuk orang lain.

Salam SmartLife
Joko Ristono

Sumber dan ide tulisan: BBM Bondan Seno Prasetyadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar