Rabu, 02 Oktober 2013

Kaca atau Baja


PALU MENGHANCURKAN KACA, TAPI PALU MEMBENTUK BAJA...!
http://www.realityandhope.com/wp-content/uploads/2012/01/Hammer-Breaking-Glass.jpg


Apa makna dari pepatah kuno Rusia ini?

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu masalah menghantam kita, dengan mudah kita putus asa, frustasi, kecewa, marah dan jadi remuk redam.

Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jgn pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. Mental baja adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur disaat masalah & keadaan sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian?

Orang yang seperti baja selalu menganggap bahwa masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik.

Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu di proses & di bentuk dengan palu.

Setiap pukulan memang menyakitkan, tapi mental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang dalam masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru.

Jika kita adalah "baja", kita akan melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita.

Sebaliknya jika kita "kaca", maka kita akan melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.

Bagaimana dengan kita, Termasuk "KACA" atau "BAJA" ?? .... 

Selamat beraktivitas... 

Salam SmartLife

Joko Ristono

sumber : BBM Donal P Saragih 2 oktober 13 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 02 Oktober 2013

Kaca atau Baja


PALU MENGHANCURKAN KACA, TAPI PALU MEMBENTUK BAJA...!
http://www.realityandhope.com/wp-content/uploads/2012/01/Hammer-Breaking-Glass.jpg


Apa makna dari pepatah kuno Rusia ini?

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu masalah menghantam kita, dengan mudah kita putus asa, frustasi, kecewa, marah dan jadi remuk redam.

Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jgn pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. Mental baja adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur disaat masalah & keadaan sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian?

Orang yang seperti baja selalu menganggap bahwa masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik.

Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu di proses & di bentuk dengan palu.

Setiap pukulan memang menyakitkan, tapi mental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang dalam masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru.

Jika kita adalah "baja", kita akan melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita.

Sebaliknya jika kita "kaca", maka kita akan melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.

Bagaimana dengan kita, Termasuk "KACA" atau "BAJA" ?? .... 

Selamat beraktivitas... 

Salam SmartLife

Joko Ristono

sumber : BBM Donal P Saragih 2 oktober 13 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar